Budaya Massa

Living in America (2) : TV Series

oleh Farhanah Faridz
Astral Berjamaah ke New York City
“You know you love me. Xoxo, GossipGirl”
Tagline di atas mungkin sudah tidak asing bagi para remaja kita, khususnya remaja Jakarta. Buat yang nggak tahu atau nggak mau tahu, Gossip Girl ini salah satu serial Amerika Serikat yang sangat populer sejak premiernya di tahun 2007. Ceritanya nggak jauh-jauh dari kehidupan anak muda di Upper East Side-nya Manhattan Si Kota Apel Besar. Sebenarnya daerah ini juga sudah populer buat orang-orang yang sudah terlebih dahulu mantengin serial Sex and The City dan Ugly Betty. Sementara Sex and The City berputar pada kehidupan para wanita lajang di usia tiga puluh tahunan dan Ugly Betty mendongengkan hidup si Betty yang dianggap buruk rupa terkait gaya pakaiannya, Gossip Girl …

Living in America (1)

Seri I. Shallow Jakarta
Youth culture, atau subkultur anak muda, senantiasa menarik untuk dibahas. Lebih tepatnya, untuk diolok-olok. Tapi tunggu dulu, dibalik suatu olokan senantiasa tersimpan sebuah kenyataan yang perlu dicari keabsahannya. Terlebih, kita akan berbicara tentang fenomena budaya anak muda Jakarta yang sudah sering dibahas dari zaman Ali Topan, Anak Menteng, AGJ dan terakhir, Alay.
Pada kesempatan ini, seperti penulis-penulis lain yang mengupas hal serupa, kami ingin mengambil sudut pandang yang berbeda. Kritis tentu, dan mungkin akan mengandung sarkasme berlebih. Tetapi kita tidak mau berlaku sok suci. Tulisan ini memang dibuat untuk mengkritisi sesuatu yang sering dibahas pada saat kita ngerumpi sambil menyalakan Marlboro Black Menthol. Berbeda pula dari kebanyakan tulisan pada zaman ini yang memberi kebebasan interpretasi dan mengizinkan pembaca …

Living in America!

Pembaca yang budiman, akhir-akhir ini kami sedikit geli(sah) dalam melihat dan membaca perkembangan kota Jakarta, dan manusianya.  Bukan cerita baru memang. Tetapi tetap saja kami merasa ada sesuatu yang perlu kami sampaikan tentang kultur kota yang baru ini. Dengan berbagai alasan dan ulasan, kami merasa bahwa Jakarta sedang menapaki jalan yang sama yang telah dilalui budaya nihil masyarakat Amerika. Budaya pop, budaya massa yang ada di seberang sana sepertinya benar-benar dijiplak habis oleh ibukota. Apa sebenarnya yang kami maksud? Ikuti dalam rangkaian artikel berseri kami. Sebagai menu pembuka, mungkin celoteh di bawah ini dapat menggugah Anda.

Oleh : Afra Suci
 
Jakarta – New York (PP)
Ketika Jakarta tak jauh berbeda dengan New York
 
Mau ke mana hari ini? Ke SoHo? Tribeca? Semua ada …